Borong Hasil Tani di Mbua, Yonif 200/Bhakti Negara Dukung Ekonomi Warga Nduga

    Borong Hasil Tani di Mbua, Yonif 200/Bhakti Negara Dukung Ekonomi Warga Nduga
    Satgas Yonif 200/Bhakti Negara memborong hasil tani warga di Titik Kuat Mbua, Nduga, Papua Pegunungan, untuk mendukung ekonomi petani dan mempererat hubungan TNI dengan masyarakat. Selasa (8/9/2026).

    NDUGA - Hasil kebun warga di wilayah pedalaman Nduga mendapat perhatian dari prajurit TNI. Personel Satgas Yonif 200/Bhakti Negara memborong hasil tani masyarakat di Titik Kuat Mbua, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Selasa (8/9/2026).

    Kegiatan tersebut dipimpin Kapten Inf Dedi Heriyanto. Prajurit membeli langsung berbagai hasil pertanian yang dibawa masyarakat setempat.

    Transaksi sederhana itu menjadi bentuk dukungan terhadap petani sekaligus upaya memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat di wilayah penugasan.

    Personel Satgas Yonif 200/Bhakti Negara mendatangi warga dan membeli hasil pertanian yang mereka miliki.

    Pembelian secara langsung memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh nilai ekonomi dari hasil kebun. Langkah tersebut sekaligus mendorong warga agar terus memanfaatkan potensi pertanian yang tersedia di wilayah Mbua.

    Bagi masyarakat pedalaman, hasil kebun menjadi salah satu sumber penting untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Karena itu, dukungan terhadap hasil tani memiliki arti lebih dari sekadar transaksi jual beli.

    Kegiatan borong hasil tani rakyat dipimpin Kapten Inf Dedi Heriyanto bersama personel Satgas Yonif 200/Bhakti Negara.

    Selain membeli hasil pertanian, prajurit juga berinteraksi langsung dengan masyarakat. Komunikasi berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan.

    Pertemuan tersebut menjadi ruang bagi prajurit untuk mengenal lebih dekat kehidupan warga sekaligus membangun komunikasi yang positif.

    Melalui interaksi langsung, hubungan antara personel Satgas dan masyarakat di Titik Kuat Mbua diharapkan semakin erat.

    Program borong hasil tani rakyat diarahkan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Pembelian hasil kebun dapat membantu membuka akses pemasaran bagi petani di wilayah yang memiliki tantangan geografis.

    Dukungan tersebut juga menjadi dorongan bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi pertanian lokal secara berkelanjutan.

    Di sisi lain, kedekatan prajurit dengan warga dapat memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan di wilayah penugasan.

    Kegiatan di Titik Kuat Mbua menunjukkan bahwa hubungan TNI dan rakyat dapat dibangun melalui berbagai aktivitas sederhana yang menyentuh kehidupan sehari-hari.

    Satgas Yonif 200/Bhakti Negara terus mendorong komunikasi dan kebersamaan dengan masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun hubungan yang harmonis di Kabupaten Nduga.

    Kegiatan borong hasil tani berlangsung aman, tertib, dan dalam suasana kekeluargaan. Hasil pertanian warga pun mendapat ruang untuk memiliki nilai ekonomi sekaligus menjadi jembatan yang mempererat hubungan prajurit dengan masyarakat Mbua.

    (PenYonif 200/BN)

    yonif200bhaktinegara satgasyonif200 boronghasiltani hasiltanirakyat mbua titikkuatmbua nduga papuapegunungan petanipapua ekonomiwarga ekonomikerakyatan tnihadiruntukrakyat komsostni tniuntukrakyat kemanunggalantni beritapapua
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Komsos Humanis di Nduga, Yonif 200/Bhakti...

    Artikel Berikutnya

    Satgas Yonif 742/SWY Obati Warga Mileu,...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    HUT Ke-81 TNI Dimeriahkan TNI Fair hingga Parade dan Defile Alutsista
    Panglima TNI Tandatangani Nota kesepahaman Dengan Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa
    Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri Keuangan RI
    TNI Kerahkan Alutsista dan Pasukan Khusus TNI AL  Intensifkan Pencarian Korban KM Virgo Transport 8
    Panglima TNI Bersama Menko Polkam Lepas Satgas Terpadu Port Visit 2026

    Ikuti Kami