NDUGA - Di tengah patroli menjaga keamanan wilayah pelosok Papua Pegunungan, prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY Koops TNI Habema menyempatkan diri menyapa dan membantu warga Kampung Mileu, Kabupaten Nduga.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (9/9/2026) melalui patroli keamanan yang dirangkaikan dengan komunikasi sosial (Komsos) dan pembinaan teritorial (Binter) terbatas. Selain memantau kondisi keamanan, prajurit juga memberikan pengobatan gratis kepada warga yang membutuhkan.
Patroli dipimpin Pasi Intel Satgas, Kapten Inf Sutarman. Saat berada di Kampung Mileu, tim kesehatan Satgas berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Sebanyak 15 warga Kampung Mileu menjalani pemeriksaan kesehatan dan mendapatkan obat secara gratis. Salah satu perhatian tim adalah warga yang mengeluhkan gangguan kesehatan pada bagian kaki.
Keterbatasan bahasa sempat menjadi tantangan dalam komunikasi. Sebagian warga belum lancar menggunakan bahasa Indonesia. Namun, kondisi tersebut tidak menghambat interaksi karena dibantu warga lokal sebagai pendamping sekaligus penerjemah.
Pendampingan itu membuat keluhan warga dapat dipahami dengan lebih baik. Petugas juga dapat menjelaskan penggunaan obat agar dikonsumsi sesuai anjuran.
Selain kegiatan kesehatan, prajurit Satgas melakukan pemantauan terhadap lingkungan sekitar. Personel juga membersihkan dan memeriksa honai yang kosong untuk memastikan tidak terdapat aktivitas ataupun benda berbahaya yang berpotensi mengganggu keamanan.
Hasil pemeriksaan tidak menemukan hal-hal mencurigakan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam kondisi aman dan tertib.
Kapten Inf Sutarman mengatakan, keberadaan prajurit di wilayah penugasan tidak hanya berkaitan dengan keamanan, tetapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat.
“Pendekatan humanis melalui pengobatan gratis dan sapaan hangat kepada warga adalah wujud nyata kasih kami kepada masyarakat Kampung Mileu. Kendala bahasa tidak menjadi penghalang bagi kami untuk hadir dan mengulurkan tangan membantu warga yang membutuhkan bantuan kesehatan, ” ujar Kapten Inf Sutarman.
Dansatgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY, Letkol Inf Dedy Risdiantoro, S.I.P., mengapresiasi kepedulian prajurit yang bertugas di lapangan.
Menurutnya, kehadiran Satgas Koops TNI Habema diarahkan untuk menjaga keamanan sekaligus membantu mengatasi berbagai kesulitan masyarakat di wilayah penugasan.
“Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Koops TNI Habema senantiasa berkomitmen untuk tidak hanya menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah, tetapi juga menjadi solusi atas berbagai kesulitan masyarakat di daerah penugasan. Kegiatan teritorial berbasis kemanusiaan ini akan terus kami laksanakan secara berkelanjutan guna mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Nduga, ” tegas Letkol Inf Dedy Risdiantoro, S.I.P.
Setelah seluruh rangkaian patroli, komunikasi sosial, pemeriksaan lingkungan, serta pengobatan warga selesai, personel Satgas kembali ke Pos TK Kuyawage dalam keadaan lengkap dan aman.
Situasi keamanan sepanjang rute pergerakan hingga Kampung Mileu juga dilaporkan tetap aman, tertib, dan kondusif.
Kehadiran prajurit di tengah masyarakat menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan sosial di wilayah penugasan. Di tengah keterbatasan akses dan kondisi geografis, kepedulian sederhana seperti pemeriksaan kesehatan dan sapaan kepada warga dapat menjadi jembatan untuk memperkuat kepercayaan serta kebersamaan.
(Pen Satgas 742)

Achmad Sarjono