NDUGA - Di tengah hamparan hijau pegunungan Papua, tepatnya di Distrik Mbuwa, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua Pegunungan, pada Selasa (19/5/2026), personel Satgas Mobile Yonif 200/Bhakti Negara tak hanya hadir sebagai penjaga keamanan. Mereka justru menunjukkan sisi lain yang menyentuh hati, yakni melalui aksi membeli hasil tani warga setempat. Kegiatan komunikasi sosial ini bukan sekadar transaksi, melainkan sebuah upaya tulus untuk menggali kedekatan antara prajurit TNI dan masyarakat yang mereka layani.
Dipimpin langsung oleh Danpos Titik Kuat Mbua, Kapten Inf Dedi Heriyanto, para prajurit dengan antusias memborong berbagai hasil kebun masyarakat. Mulai dari sayuran segar yang baru dipetik, umbi-umbian yang menjadi sumber karbohidrat, hingga buah-buahan tropis yang melimpah. Semua itu dibeli sebagai bentuk kepedulian nyata dan upaya mempererat tali silaturahmi dengan warga Mbua.
Suasana akrab dan penuh kekeluargaan terasa kental saat para prajurit berinteraksi langsung dengan para petani. Kehadiran mereka di tengah aktivitas sehari-hari warga tak hanya menyisakan rasa aman, tetapi juga menyuntikkan semangat kebersamaan dan dukungan yang berarti bagi perekonomian masyarakat lokal. Ini adalah bukti bahwa kehadiran TNI di daerah penugasan lebih dari sekadar menjalankan misi pengamanan.
Kapten Inf Dedi Heriyanto mengungkapkan bahwa kegiatan teritorial melalui komunikasi sosial adalah pilar penting dalam membangun hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat di setiap daerah penugasan. Ia menekankan pentingnya pendekatan yang humanis.
"Kami ingin kehadiran Satgas bukan hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga membantu masyarakat sekitar. Dengan membeli hasil tani warga secara langsung, kami berharap dapat membantu perekonomian masyarakat sekaligus mempererat silaturahmi, " ujar Kapten Dedi Heriyanto.
Ia menambahkan bahwa pendekatan humanis dan komunikasi yang baik adalah kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan serta menciptakan rasa saling percaya yang kuat antara aparat dan masyarakat. Pendekatan ini terbukti efektif dalam membangun fondasi yang kokoh bagi kedamaian di wilayah tersebut.
Tak pelak, warga Mbua menyambut positif inisiatif yang luar biasa ini. Mereka merasa sangat terbantu karena hasil kebun yang selama ini penjualannya terkadang terbatas, kini mendapatkan pasar langsung dari para prajurit. Emosi haru dan terima kasih terpancar dari wajah mereka.
"Kami senang bapak-bapak TNI datang membeli hasil kebun masyarakat. Selain membantu ekonomi warga, hubungan kami juga semakin dekat, " ungkap salah satu warga Mbua, dengan senyum mengembang.
Kegiatan pemborongan hasil tani ini menjadi cerminan nyata dari semangat kepedulian Satgas Mobile Yonif 200/Bhakti Negara terhadap kesejahteraan masyarakat Papua. Di luar tugas pengamanan yang diemban, para prajurit TNI secara proaktif hadir untuk meringankan kesulitan warga melalui berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang menyentuh.
Dengan mengusung semangat “Bhakti Negara”, Satgas Yonif 200/Bhakti Negara terus menegaskan komitmennya untuk hadir sebagai pelindung, pengayom, sekaligus sahabat sejati bagi masyarakat dalam upaya menjaga kedamaian dan mendukung terwujudnya kesejahteraan yang merata di tanah Papua.
(PERS)

Updates.