Saung Disulap Jadi Kelas, Satgas Yonif 300/Brajawijaya Ajarkan Calistung untuk Anak-anak Nduga

    Saung Disulap Jadi Kelas, Satgas Yonif 300/Brajawijaya Ajarkan Calistung untuk Anak-anak Nduga
    Personel Satgas Yonif 300/Brajawijaya menjadi tenaga pendidik anak-anak Kampung Mumugu, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, Rabu (8/7/2026).

    NDUGA - Keterbatasan fasilitas pendidikan di pedalaman Papua tak menyurutkan semangat anak-anak Kampung Mumugu, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, untuk belajar. Di bawah sebuah saung sederhana, puluhan anak mengikuti kelas membaca, menulis, dan berhitung (calistung) yang digelar personel Satgas Yonif 300/Brajawijaya, Rabu (8/7/2026).

    Tanpa ruang kelas permanen, kegiatan belajar berlangsung penuh semangat. Personel Satgas membawa buku bacaan, alat tulis, dan berbagai media pembelajaran sederhana untuk membantu anak-anak mengenal huruf, membaca, hingga berhitung melalui metode belajar sambil bermain.

    Suasana yang semula sunyi berubah menjadi riuh oleh tawa dan antusiasme anak-anak. Mereka tampak bersemangat mengikuti setiap materi yang diberikan para prajurit, menjadikan saung di tengah kampung sebagai ruang belajar yang sarat harapan.

    Pasiter Satgas Yonif 300/Brajawijaya, Kapten Inf Hartono, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Satgas dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah penugasan.

    "Pendidikan adalah investasi jangka panjang bagi masa depan Papua. Melalui kegiatan sederhana seperti mengajar membaca, menulis, dan berhitung, kami ingin menumbuhkan semangat belajar sekaligus membuka kesempatan bagi anak-anak untuk meraih cita-cita mereka, " ujar Kapten Inf Hartono.

    Menurutnya, pendekatan humanis melalui dunia pendidikan menjadi salah satu cara efektif membangun kedekatan antara TNI dan masyarakat sekaligus memberikan manfaat nyata bagi generasi muda di pedalaman Papua.

    Selain membekali kemampuan dasar calistung, personel Satgas juga memberikan motivasi agar anak-anak terus rajin belajar, berani bermimpi, serta mencintai tanah air sejak usia dini.

    Kegiatan ditutup dengan pembagian alat tulis dan sesi kebersamaan bersama warga. Senyum serta lambaian tangan anak-anak mengiringi kepulangan personel Satgas, menjadi gambaran eratnya hubungan yang terjalin antara prajurit dan masyarakat.

    Melalui program pembelajaran tersebut, Satgas Yonif 300/Brajawijaya berharap dapat membantu meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah terpencil sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

    (PERS)

    satgas yonif 300 brajawijaya pendidikan papua calistung papua nduga tni mengajar human interest beritapapua
    Jurnalis Agung

    Jurnalis Agung

    Artikel Sebelumnya

    Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat, Satgas...

    Artikel Berikutnya

    Duduk Satu Tikar dengan Anak-anak Papua,...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    HUT Ke-81 TNI Dimeriahkan TNI Fair hingga Parade dan Defile Alutsista
    Panglima TNI Tandatangani Nota kesepahaman Dengan Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa
    Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri Keuangan RI
    TNI Kerahkan Alutsista dan Pasukan Khusus TNI AL  Intensifkan Pencarian Korban KM Virgo Transport 8
    Panglima TNI Bersama Menko Polkam Lepas Satgas Terpadu Port Visit 2026

    Ikuti Kami